Paser (MAN Paser) — Sebanyak 40 guru dan tenaga kependidikan (GTK) Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Paser mengikuti rangkaian Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) Madrasah Tahun 2026 yang berlangsung pada 6–9 Oktober 2026. Peserta terdiri atas 39 guru dari 15 mata pelajaran dan satu kepala madrasah.
AKGTK merupakan program Kementerian Agama yang bertujuan memetakan kompetensi guru dan kepala madrasah sebagai salah satu dasar pengembangan profesionalisme secara berkelanjutan. Melalui asesmen ini, peserta memperoleh kesempatan untuk mengenali kompetensi yang telah dimiliki sekaligus mengidentifikasi aspek yang masih memerlukan pengembangan.
Pelaksanaan AKGTK di MAN Paser berlangsung secara bertahap sesuai jadwal masing-masing peserta. Kepala MAN Paser, H. Subhan Walad, S.Pd.I., M.Pd., turut mengikuti asesmen pada Kamis (8/10/2026) sesi ketiga bersama peserta lainnya yang telah dijadwalkan.
Bagi guru, asesmen mencakup kompetensi pedagogik, profesional, dan moderasi beragama. Sementara itu, bagi kepala madrasah, aspek yang dipetakan meliputi kompetensi manajerial, supervisi, kewirausahaan, dan moderasi beragama.
Pemetaan tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kebutuhan pengembangan kompetensi pendidik dan kepala madrasah. Dengan demikian, hasil AKGTK dapat menjadi bahan pertimbangan dalam merencanakan kegiatan pengembangan diri yang lebih terarah sesuai kebutuhan.
Keikutsertaan GTK MAN Paser dalam AKGTK 2026 menjadi bagian dari dukungan madrasah terhadap upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia pendidikan. Pengembangan kompetensi yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan dapat mendukung mutu pembelajaran dan layanan pendidikan bagi murid.
Melalui proses pemetaan dan refleksi kompetensi ini, MAN Paser diharapkan dapat terus mengembangkan budaya belajar di kalangan pendidik sebagai bagian dari upaya mewujudkan madrasah yang maju, bermutu, dan mendunia.