Paser (Humas MAN Paser) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Paser menjadi lokasi pembukaan sekaligus pelaksanaan lima cabang lomba keagamaan dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 tingkat Kabupaten Paser. Kegiatan yang resmi dibuka pada Sabtu (10/10/2026) tersebut menghadirkan peserta dari berbagai lembaga pendidikan keagamaan di Kabupaten Paser.
Mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, rangkaian perlombaan menjadi wadah bagi para peserta untuk mengembangkan kemampuan, memperdalam pengetahuan keagamaan, serta menumbuhkan semangat berprestasi.
Pembukaan kegiatan berlangsung di MAN Paser dan secara resmi dilakukan oleh Ketua II Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kabupaten Paser, Maslekhan. Turut hadir Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) sekaligus Plt. Kasi Bimas Kankemenag Paser, Muhammad Syahrul, yang mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Paser.
Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Syahrul menekankan pentingnya peran santri dalam melanjutkan perjuangan ulama melalui penguasaan ilmu pengetahuan serta pengamalan nilai-nilai keagamaan. Sementara itu, Maslekhan mengajak para santri menjadikan peringatan Hari Santri sebagai motivasi untuk terus belajar, berprestasi, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Lima cabang lomba yang dilaksanakan di MAN Paser meliputi Tilawah, Tahfidz, Fahmil Qur'an, Syarhil Qur'an, dan Musabaqah Qira'atil Kutub (MQK). Perlombaan keagamaan berlangsung selama dua hari, 10–11 Oktober 2026, dengan melibatkan peserta dari berbagai jenjang dan lembaga pendidikan keagamaan.
Selain cabang keagamaan, rangkaian Hari Santri Nasional 2026 tingkat Kabupaten Paser juga mempertandingkan cabang olahraga yang diselenggarakan di lokasi berbeda. Tenis meja berlangsung pada 10–11 Oktober 2026 di GOR PTMSI Kabupaten Paser, sedangkan bulu tangkis dijadwalkan pada 12–13 Oktober 2026 di GOR Bulutangkis Paser, Jalan Kartini, Tanah Grogot.
Dalam pelaksanaan kegiatan, MAN Paser memberikan dukungan melalui penyediaan lokasi perlombaan serta keterlibatan sejumlah guru dan tenaga kependidikan (GTK) sebagai bagian dari kepanitiaan. Keterlibatan tersebut mencerminkan kolaborasi antara madrasah dan panitia penyelenggara dalam mendukung kelancaran kegiatan keagamaan di Kabupaten Paser.
Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan tidak hanya berorientasi pada pencapaian juara, tetapi juga menjadikan kompetisi sebagai sarana meningkatkan kemampuan, membangun kepercayaan diri, memperkuat akhlak, serta menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur'an dan khazanah keilmuan Islam.
Penyelenggaraan lomba keagamaan di lingkungan MAN Paser sekaligus menjadi bagian dari dukungan madrasah terhadap kegiatan yang mendorong pengembangan potensi dan karakter generasi muda melalui pendidikan keagamaan.