MAN Paser — Sebanyak 40 murid Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Paser mengikuti kegiatan Perkemahan dan Lomba PMR Mula, Madya, dan Wira yang berlangsung selama tiga hari dua malam, 11–13 September 2026, di Taka Garden.

Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para anggota Palang Merah Remaja (PMR) untuk mengembangkan keterampilan kepalangmerahan sekaligus melatih kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian, serta kemampuan bekerja sama dalam tim.

Sejak hari pertama, peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan mulai dari mendirikan tenda, registrasi, upacara pembukaan, defile yel-yel, hingga sejumlah perlombaan.

Memasuki hari berikutnya, kegiatan dilanjutkan dengan senam pagi serta berbagai lomba dan aktivitas kepalangmerahan. Di antaranya emergency cooking, estafet pertolongan pertama, dance pembalutan, permainan tradisional, serta kegiatan lain yang menguji keterampilan, kreativitas, kekompakan, dan kesiapan peserta.

Selama tiga hari dua malam tersebut, murid MAN Paser tidak hanya dituntut menunjukkan kemampuan dalam perlombaan, tetapi juga belajar hidup bersama, mengatur kebutuhan selama perkemahan, menjaga kebersihan lingkungan, serta membangun rasa saling peduli dan solidaritas antarpeserta.

Dalam kegiatan ini, rombongan MAN Paser didampingi oleh Nuraini, S.Pd.I. dan Sri Jumiati, S.Pd. sebagai guru pendamping.

Kerja keras dan kekompakan para peserta membuahkan hasil. PMR MAN Paser berhasil meraih lima prestasi, yaitu Juara 1 Dance Pembalutan, Juara 2 Permainan Tradisional, Juara 3 Video Kreatif, Juara 3 Emergency Cooking, dan Juara 3 Defile Yel-yel.

Rangkaian perkemahan berakhir pada Minggu (13/9/2026). Pada hari terakhir, peserta mengikuti operasi semut, upacara pelantikan dan penutupan, serta pengumuman hasil berbagai cabang perlombaan.

Keikutsertaan dalam perkemahan ini menjadi pengalaman berharga bagi para murid MAN Paser. Lebih dari sekadar kompetisi dan perolehan piala, kegiatan tersebut memberikan kesempatan bagi mereka untuk menempa karakter, mempererat persahabatan, meningkatkan keterampilan, serta menumbuhkan jiwa kemanusiaan sebagai anggota Palang Merah Remaja.

Tiga hari dua malam di perkemahan menjadi proses belajar bahwa prestasi tidak hanya diukur dari piala yang dibawa pulang, tetapi juga dari kemandirian, kepedulian, kebersamaan, dan pengalaman yang tumbuh selama perjalanan.

MAN Paser, Mantap! Mandiri, Taqwa, Prestasi.MAN Paser — Sebanyak 40 murid Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Paser mengikuti kegiatan Perkemahan dan Lomba PMR Mula, Madya, dan Wira yang berlangsung selama tiga hari dua malam, 11–13 September 2026, di Taka Garden.

Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para anggota Palang Merah Remaja (PMR) untuk mengembangkan keterampilan kepalangmerahan sekaligus melatih kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian, serta kemampuan bekerja sama dalam tim.

Sejak hari pertama, peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan mulai dari mendirikan tenda, registrasi, upacara pembukaan, defile yel-yel, hingga sejumlah perlombaan.

Memasuki hari berikutnya, kegiatan dilanjutkan dengan senam pagi serta berbagai lomba dan aktivitas kepalangmerahan. Di antaranya emergency cooking, estafet pertolongan pertama, dance pembalutan, permainan tradisional, serta kegiatan lain yang menguji keterampilan, kreativitas, kekompakan, dan kesiapan peserta.

Selama tiga hari dua malam tersebut, murid MAN Paser tidak hanya dituntut menunjukkan kemampuan dalam perlombaan, tetapi juga belajar hidup bersama, mengatur kebutuhan selama perkemahan, menjaga kebersihan lingkungan, serta membangun rasa saling peduli dan solidaritas antarpeserta.

Dalam kegiatan ini, rombongan MAN Paser didampingi oleh Nuraini, S.Pd.I. dan Sri Jumiati, S.Pd. sebagai guru pendamping.

Kerja keras dan kekompakan para peserta membuahkan hasil. PMR MAN Paser berhasil meraih lima prestasi, yaitu Juara 1 Dance Pembalutan, Juara 2 Permainan Tradisional, Juara 3 Video Kreatif, Juara 3 Emergency Cooking, dan Juara 3 Defile Yel-yel.

Rangkaian perkemahan berakhir pada Minggu (13/9/2026). Pada hari terakhir, peserta mengikuti operasi semut, upacara pelantikan dan penutupan, serta pengumuman hasil berbagai cabang perlombaan.

Keikutsertaan dalam perkemahan ini menjadi pengalaman berharga bagi para murid MAN Paser. Lebih dari sekadar kompetisi dan perolehan piala, kegiatan tersebut memberikan kesempatan bagi mereka untuk menempa karakter, mempererat persahabatan, meningkatkan keterampilan, serta menumbuhkan jiwa kemanusiaan sebagai anggota Palang Merah Remaja.

Tiga hari dua malam di perkemahan menjadi proses belajar bahwa prestasi tidak hanya diukur dari piala yang dibawa pulang, tetapi juga dari kemandirian, kepedulian, kebersamaan, dan pengalaman yang tumbuh selama perjalanan.

MAN Paser, Mantap! Mandiri, Takwa, Prestasi.