Pelaksanaan upacara bendera mingguan di halaman MAN Paser pada Senin (03/08/2026) berlangsung khidmat dan tertib. Pada kesempatan kali ini, murid-murid Kelas XII C bertindak sebagai petugas upacara yang sukses menjalankan tugasnya dengan baik.

Bertindak sebagai Pembina Upacara, guru MAN Paser, Bapak Ahdi Hendranu, S.Pd., dalam amanatnya menyampaikan pesan mendalam mengenai pentingnya mematuhi aturan tata tertib madrasah serta memaknai nilai-nilai perjuangan bangsa.

Beliau menegaskan bahwa aturan dan tata tertib madrasah memang dirancang bersifat mengikat dan memaksa. Namun, di balik ketegasan tersebut, terdapat proses pendewasaan dan pembelajaran karakter yang sangat berharga bagi para murid.

"Tata tertib memang sifatnya mengikat dan memaksa, namun di balik itu semua ada pembelajaran karakter yang sedang dipelajari oleh murid. Efek positif dari kedisiplinan ini mungkin belum dirasakan hari ini, tetapi baru akan terasa dampaknya 5 hingga 10 tahun yang akan datang saat kalian terjun di masyarakat dan dunia kerja," tutur Ahdi Hendranu di hadapan peserta upacara.

Selain menekankan aspek kedisiplinan, beliau juga mengaitkan momen awal bulan Agustus ini dengan semangat menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Beliau mengingatkan seluruh peserta upacara mengenai makna mendalam di balik peringatan 17 Agustus, yaitu untuk terus merawat dan menyalakan Semangat '45.

Ia juga mengajak para murid untuk mengingat kembali filosofi warna bendera Sang Saka Merah Putih—merah yang melambangkan keberanian dan putih yang melambangkan kesucian niat. Menurutnya, implementasi Semangat '45 bagi seorang pelajar zaman sekarang tidak lagi mengangkut senjata, melainkan dengan menunjukkan antusiasme belajar di madrasah serta konsisten mematuhi tata tertib yang berlaku.

Upacara bendera ditutup dengan doa bersama dan pembubaran barisan, membawa semangat baru bagi seluruh civitas akademika MAN Paser untuk mengawali kegiatan pembelajaran di pekan ini. (Tim Humas MAN Paser)